Sunday, July 8, 2012

Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson


LONDON, KOMPAS.com - Arsenal resmi memberi konfirmasi perpanjangan masa pinjaman Denilson bersama klub Brasil, Sao Paulo, Jumat (6/7/2012).

Musim lalu, Denilson kembali ke klub lamanya itu sebagai pemain pinjaman dan akan berstatus itu selama musim ini.

"The Gunners" sebenarnya ingin melego Denilson karena servisnya tak lagi dibutuhkan. Namun, Sao Paulo gagal membelinya kembali karena gagal menemui kesepakatan harga yang ditetapkan Arsenal. Tak disebut berapa label kubu Emirates Stadium terhadap gelandang berusia 24 tahun itu.

Denilson menjadi sosok sentral Sao Paulo dengan tampil dalam 47 laga musim lalu dan membantu mereka menempati posisi keenam dalam klasemen akhir Campeonato Brasileiro.

Yang pasti, setelah dibeli Arsenal dengan banderol 3,4 juta pounds (sekitar Rp 50 miliar) pada 2006, Denilson tampil dalam 153 laga dan mencetak sebelas gol.

Dengan kesempatan memperkuat tim utama lebih minim musim lalu, Arsenal lantas melepas Denilson ke Sao Paulo sebagai pemain pinjaman.


Via: Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson

Saturday, July 7, 2012

Jepang Kokoh, "Garuda Muda" Naik Dua Tingkat


PEKANBARU, KOMPAS.com - Enam negara peserta kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 telah selesai melakoni matchday kedua di Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution pada Sabtu (7/7/2012). Tim-tim unggulan mampu meraih hasil maksimal dalam laga ini.

Jepang masih kokoh di puncak klasemen dengan nilai enam poin setelah mampu mengempaskan Singapura 3-1 lewat gol Delwinder Singh (bunuh diri, menit ke-14), Watari (18), Notsuda Gakuto (59). Sedangkan, gol balasan Singapura dicetak Shamil Harif (82).

Australia membuntuti di peringkat kedua, seusai mengalahkan Makau 3-2. Sempat unggul tiga gol lebih dulu melalui Riley Paul Woodcock (2) dan Luke Anthony O'Dea (7, 13), Makau mampu memperkecil ketertinggalan berkat torehan De Jesus Morais Alves Vinicio (19) dan Leong Ka Hang (78).

Sementara, skuad "Garuda Muda" naik dua peringkat ke posisi tiga klasemen dengan tiga poin usai mengalahkan Timor Leste 2-0. Dua gol tim asuhan Aji Santoso itu dicetak Nurmufid Fasta (42) dan Penyerang Agung Supriyanto (85).

Pada laga selanjutnya, Andik Vermansyah dan kawan-kawan akan melawan Makau di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Selasa (10/7/2012). Partai lain yang dilangsungkan di hari yang sama adalah Timor Leste kontra Jepang dan Australia versus Singapura.

Klasemen Sementara Grup E Kualifikasi Piala Asia U-22:

Tim Main Menang Seri Kalah Memasukkan Kemasukan Selisih Gol Poin
Jepang 2 2 0 0 9 1 8 6
Australia 2 2 0 0 4 2 2 6
Indonesia 2 1 0 1 2 1 1 3
Singapura 2 1 0 1 3 4 -1 3
Timor Leste 2 0 0 2 1 4 -3 0
Makau 2 0 0 2 2 9 -7 0


Via: Jepang Kokoh, "Garuda Muda" Naik Dua Tingkat

Fabregas Cemaskan Kondisi Alba


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, mencemaskan kondisi rekan barunya, Jordi Alba. Menurutnya, ia bisa dalam kondisi tak 100 persen di kompetisi baru, jika ikut memperkuat Spanyol di Olimpiade London.

Pemain 23 tahun itu baru dibeli dari Valencia. Dia tampil menawan bersama Spanyol di Piala Eropa 2012 dan mencetak gol di final untuk membawa "La Furia Roja" juara. Setelah itu, ia kembali dipanggil memperkuat timnas Spanyol untuk tampil di Olimpiade, Juli ini. Sebab itu, Fabregas khawatir dia akan kelelahan saat memasuki musim kompetisi baru.

"Sangat normal bahwa ia ingin pergi (main di Olimpiade). Kalau pemain seusiaku jelas tak akan mampu mengalami hal itu (main secara terus-menerus). Di Barcelona, kami harus bermain dalam 65 sampai 70 pertandingan dalam semusim dan kerja terlalu keras akan berisiko," jelas Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

"Ini akan tergantung kepada kekuatan fisik seseorang. Ketika Anda berada di awal usia 20-an tahun, Anda mungkin bisa menerima beban ini. Tapi, akan sangat baik jika dia (Alba) segera bersama kami secepatnya," tambahnya.

Alba memang maih berumur 23 tahun. Namun, namun masa istirahatnya amat pendek. Selesai mengarungi musim 2011-12, dia langsung bersama timnas Spanyol. Piala ERopa 2012 berakhir, dia kembali harus bergabung dengan tim Olimpiade. Selain bisa kelelahan, cedera juga bisa mengancam Alba.


Via: Fabregas Cemaskan Kondisi Alba

Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, punya pandangan sendiri siapa saja yang pantas mendapat Ballon d'Or tahun ini. Menurutnya, mereka hanya empat pemain dan tak termasuk Cristiano Ronaldo.

"Atas apa yang telah mereka perbuat dalam kariernya, maka Xavi (Hernandez) dan Iker (Casillas) pantas menang (Ballon d'Or). Atas apa yang dia perbuat di Piala Eropa 2012, maka Andres Iniesta harusnya mendapatkannya. Dan, karena dia masih pemain terbaik, maka Lionel Messi juga bisa memenangkannya," kata Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

Fabregas tak terlalu menilai Cristiano Ronaldo punya peluang besar memenangkan prediket pemain terbaik dunia itu. Meski begitu, dia tetap mengapresiasi kualitas Ronaldo.

"Cristiano Ronaldo? Ia memiliki musim yang hebat," katanya.


Via: Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas

Atasi Thompson, Wladimir Klitschko Pertahankan Gelar


Bern - Wladimir Klitschko berhasil mempertahankan gelar juaranya setelah mengalahkan penantangnya, Tony Thompson. Klitschko dinyatakan menang di ronde keenam.

Di Stade de Suisse Wankdorf, Bern, Swiss, Sabtu (7/7/2012), Klitschko berhasil membuat Thompson mencium kanvas pada ronde enam. Meski Thompson masih mampu bangun, wasit kemudian menghentikan pertandingan.

Di ronde lima, Thompson yang merupakan petinju asal AS dan kini berusia 40 tahun sebenarnya juga sempat disungkurkan oleh Klitschko. Tetapi ketika itu pertandingan masih dilanjutkan.

Ini bukanlah pertemuan pertama keduanya. Klitschko dan Thompson sempat berhadapan tahun 2008 lalu, dengan kemenangan KO di ronde ke-11 ketika itu diraih oleh Klitschko. Thompson saat itu disebut mengalami cedera di bagian kaki sehingga pergerakannya jadi kurang leluasa.

Dengan kemenangan tersebut maka gelar juara kelas berat versi IBF, WBA dan WBO masih berhak disandang Klitschko, yang merupakan kelahiran Ukraina 36 tahun silam.

Usai pertandingan, Klitschko langsung memimpin sekitar 25 ribu penonton laga itu untuk menyanyikan lagu 'Selamat Ulang Tahun'. Itu ia persembahkan untuk sang pelatih, Emanuel Steward, yang genap berusia 68 tahun.

"Tony Thompson sulit sekali dipukul. Sepanjang malam Tony terus-terusan mengawasi tangan kanan Wladimir," kata Steward di CBSSports.com.




Via: Atasi Thompson, Wladimir Klitschko Pertahankan Gelar

Park Ji-sung Pindah ke QPR


MANCHESTER, KOMPAS.com - Queens Park Rangers (QPR) mendapatkan gelandang Manchester United (MU), Park Ji-sung. Pemain Korea Selatan berumur 31 tahun itu ditransfer dengan nilai 5 pounds (sekitar Rp 72,8 miliar).

Park Ji-sung sudah tampil 133 kali di Premier League bersama MU. Sejak kepindahannya dari PSV Eindhoven ke MU, ia sudah mencetak 19 gol. Bersama "Setan Merah", ia ikut menjuarai empat Premier League dan satu Liga Champions.

Belum disebutkan berapa lama Park Ji-sung dikontrak QPR. Yang pasti, di QPR dia mendapat jaminan menjadi pemain inti daripada di MU.

Park mengawali karier profesionalnya di klub Jepang, Kyoto Purple Sanga. Dia tampil memukau di Piala Dunia 2002 dan kemudian dikontrak PSV Eindhoven. Ternyata, di klub Belanda itu ia juga bermain bagus hingga dibeli MU pada 2005. (BBC)


Via: Park Ji-sung Pindah ke QPR

Indonesia Tebas Timor Leste 2-0


PEKANBARU, KOMPAS.com - Di laga kedua Grup E Kualifikasi Piala Asia U-22 di Stadion Utama Riau, Sabtu (7/7/2012) malam, Indonesia akhirnya mengantongi kemenangan perdananya. Timor Leste tuntas ditebas dua gol tanpa balas.

Setelah sukses memimpin 1-0 di babak pertama, Indonesia masih mengambil kendali serangan. Sesekali, Timor Leste melakukan serangan balik, namun belum cukup membahayakan gawang Aji Saka.

Pada menit ke-60, Kurniawan sempat mendapatkan peluang terbuka di kotak penalti Timor. Namun, sepakannya masih melambung.

Beberapa saat kemudian, Dany Cahya sukses menerobos pertahanan Timor. Umpan lambungnya memang tak terjangkau kiper Ramos Soazinho, namun bolanya menjauhi tiga pemain Indonesia yang telanjur merangsek ke depan gawang.

Pada menit ke-65, Indonesia nyaris menggandakan keunggulan setelah Ramos keluar dari sarangnya. Namun, tembakan Agus Supriyanto dari tengah lapangan masih menyamping di sebelah kiri gawang Timor.

Dua menit kemudian, kapten "Garuda Muda", Andik Vermansyah, lolos dari sergapan bek-bek Timor. Namun, sepakan lengkung bomber Persebaya Surabaya itu masih jauh dari sasaran.

Tak berapa lama, umpan pendek Kurniawan nyaris dimaksimalkan Rasyid, namun sepakannya masih tipis di atas gawang Ramos.

Tujuh menit jelang waktu normal usai, umpan terobosan Agus berhasil meloloskan Andik. Namun, ia gagal memanfaatkan peluang satu lawan satu dengan Ramos. Kiper Timor itu dapat mementahkan eksekusi Andik dengan kaki kirinya.

Pada menit ke-85, Indonesia akhirnya menggandakan keunggulan menjadi 2-0, setelah Agus tak menyia-nyiakan kesempatan emasnya berhadapan dengan Ramos.

Hingga wasit Yaqob Said Abdullah Abdul Baqi dari Oman meniupkan peluit panjang, Timor Leste gagal mengejar ketertinggalan dua golnya dari Indonesia.

Kemenangan pertama tim "Merah Putih" membuat mereka berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan nilai ketiga. Jepang memimpin dengan keunggulan agresivitas gol atas Australia. Kedua tim sama-sama mengoleksi nilai enam, hasil sempurna dalam dua pertandingan.

Susunan Pemain
Indonesia:
45-Aji Saka (kiper), 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 10-Andik Vermansyah (kapten), 14-Rasyid, 18-Agung Supriyanto, 25-Agus Nova (28-Safrudin Taher), 31-Syahroni (13-Kurniawan), 47-Fandi Eko Utomo, 21-Yoshua Pahabol (9-Hendra Adi Bayauw)
Pelatih: Aji Santoso

Timor Leste: 12-Ramos Soazinho (kiper), 4-Ramon de Lima Saro, 2-Raimundo Jose do Rego Sarmanto, 6-Oligario Barreto, 13-Diogo Santos Rangel, 7-Paulo Helber Rosa Ribiero, 10-Nicolao Higinio Baptista Soarez (kapten), 3-Agostinho, 9-Jose Carlos da Fonseca, 19-Marcos da Conceica, 11-Da Cruz
Pelatih: Norio Tsukitate

Wasit: Yaqob Said Abdullah Abdul Baqi (Oman)


Via: Indonesia Tebas Timor Leste 2-0

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Friday, July 6, 2012

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa


MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester United mengaku sudah tak sabar kembali bermain sepak bola dan bertemu rekan-rekan baru, terutama Shinji Kagawa.

"Aku sangat menyukai masa pra-musim. Masa liburan panjang, aku bosan dan sudah tak sabar untuk kembali latihan. Keluargaku bahkan selalu membuka pintu agar aku segera keluar berlatih. Mereka tahu kakiku membeku bila diam dan tidak melakukan apa-apa," aku Ferdinand.

"Aku sudah tidak sabar melihat aksi Kagawa. Musim lalu aku sering meilhatnya di televisi, di final Piala Jerman melawan Bayern Muenchen dia bermain impresif. Aku yakin banyak yang akan dikejutkan dengan kemampuannya, " tambahnya.

Ferdinand adalah salah satu pemain yang pertama datang ke tempat latihan MU, Carrington, Jumat (6/7/2012). Itu merupakan bagian persiapa MU menghadapi tur pramusim ke Afrika Selatan, China, dan sejumlah negara Eropa.


Via: Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa

Sagan Catat Kemenangan Ketiga


Metz - Peter Sagan meraih kemenangan ketiganya di Tour de France 2012. Ia memenangi etape keenam yang sempat diwarnai beberapa kecelakaan.

Sagan memenangi etape keenam yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat. Sebelumnya, pebalap sepeda dari tim Liquigas-Cannondale ini sudah memenangi etape pertama dan ketiga.

Menempuh jarak 207,5 km dari Eperney hingga Metz, Sagan mencatatkan waktu empat jam 37 menit. Ia mengungguli Andre Greipel yang memenangi dua etape sebelumnya serta Matthew Goss yang finis di urutan ketiga.

Beberapa kecelakaan sempat mewarnai etape ini. Yang paling signifikan terjadi di 26 kilometer jelang finis. Mark Cavendish sempat tertahan akibat kecelakaan itu hingga tak bisa ikut dalam sprint akhir jelang garis finis.

Fabian Cancellara gagal masuk ke posisi 30 besar di etape ini. Namun, ia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik dari pebalap lain.

Hasil Etape VI Tour de France

1. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas) 4:37:00"
2. Andre Greipel (Germany / Lotto)
3. Matthew Goss (Australia / Orica)
4. Kenny Robert van Hummel (Holland / Vacansoleil)
5. Juan Jose Haedo (Agentina / Team Saxo Bank)
6. Gregory Henderson (New Zealand / Lotto)
7. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
8. Luca Paolini (Italy / Katusha)
9. Daryl Impey (South Africa / Orica)
10. Brett Daniel Lancaster (Australia / Orica)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape VI
1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 29:22:36"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step) +7"
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
6. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
7. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
8. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas) +19"
9. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"
10. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +22"



Via: Sagan Catat Kemenangan Ketiga

Murray Tantang Federer di Final


London - Andy Murray sukses melangkah ke babak final Wimbledon 2012 setelah mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga. Di babak final, Murray akan berhadapan dengan Roger Federer.

Dalam pertandingan yang selesai Sabtu (7/7/2012) dinihari WIB, Murray mengalahkan Tsonga dalam pertarungan empat set 6-3 6-4 3-6 7-5.

Keberhasilan Murray lolos ke partai puncak menjadikannya sebagai petenis Inggris Raya pertama yang masuk ke final Wimbledon sejak tahun 1938 setelah Bunny Austin. Sementara petenis Inggris terakhir yang memenangi Wimbledon adalah Fred Perry di tahun 1936.

"Sedikit lega, gembira, ini adalah pertandingan yang ketat. Kami berdua sama-sama punya peluang. Aku berhasil bertahan," tutur Murray seusai laga.

Di babak final, Murray akan menantang juara Wimbledon tujuh kali, Federer. Federer sudah memastikan tempat di babak final usai mengalahkan Novak Djokovic.

"Ini akan jadi salah satu pertandingan terbesar dalam hidupku. Pertandingan ini akan sangat sulit. Dia bermain luar biasa. Aku sangat bersemangat," tutupnya.


Via: Murray Tantang Federer di Final

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Inter: Selamat Datang, Silvestre


MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan mengumumkan telah mendapatkan bek asal Argentina, Matias Silvestre (27) dari Palermo, dengan status pinjam selama satu musim atau hingga Juni 2013, Jumat (6/7/2012).

"Matias Silvestre kini adalah pemain Milan. Bek Argentina berusia 27 tahun itu bergabung dengan status pinjam," demikian pernyataan Inter.

Selain itu, Inter mengumumkan telah mengakhiri kerja sama dengan penyerang Diego Forlan, yang sebetulnya masih punya kontrak hingga 30 Juni 2013.

"Semua orang di Inter Milan mengucapkan semoga sukses kepada Forlan dalam perjalanan karier di masa mendatang," demikian pernyataan Inter.

Setelah mengakhiri kontrak dengan Inter, Forlan menandatangani kontrak berdurasi tiga musim dengan klub Brasil, Internacional.


Via: Inter: Selamat Datang, Silvestre

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan


London - Roger Federer sukses menundukkan Novak Djokovic di babak semifinal Wimbledon 2012. Kemenangan ini mengantarnya ke babak final Wimbledon untuk yang kedelapan kalinya.

Menghadapi Djokovic, Jumat (6/7/2012) malam WIB, Federer menang empat set.6-3 3-6 6-4 6-3 dalam waktu 1 jam 41 menit.

Final di tahun ini menjadi final kedelapan Federer di Wimbledon. Menurut catatan Infostrada, ini menjadi rekor baru. Federer melewati catatan yang diraih oleh Pete Sampras dan Boris Becker yang ke final sebanyak tujuh kali.

"Saya sangat gembira. Hari ini memainkan pertandingan yang luar biasa. Novak juga bermain sangat baik," sahut petenis asal Swiss itu seusai laga.

Di babak final, Federer akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara Andy Murray melawan Jo-Wilfried Tsonga. Jika mampu meraih gelar juara, maka Federer akan kembali menduduki rangking satu dunia.



Via: Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan

Sesi Kedua Juga Milik Pedrosa


Hohenstein-Ernstthal - Dani Pedrosa meneruskan performa impresifnya di latihan bebas MotoGP Jerman. Setelah berjaya di sesi pertama, rider Repsol Honda itu juga jadi yang tercepat di sesi kedua.

Sebelum sesi kedua ini digelar, Jumat (6/7/2012), hujan lebat sempat mengguyur Sirkuit Sachsenring. Namun, sekitar 10 menit sebelum sesi berakhir, matahari mulai bersinar dan membuat beberapa bagian sirkuit mengering.

Pedrosa tetap jadi yang terbaik di sesi kali ini. Dia mencatat waktu 1 menit 32,228 detik.

Pebalap Jerman yang membela LCR Honda, Stefan Bradl, membuat kejutan dengan berada di posisi kedua. Catatan waktunya lebih lambat 0,076 detik di belakang Pedrosa.

Seperti halnya di sesi pertama, Jorge Lorenzo tetap di posisi ketiga. Rider Yamaha itu ada di depan juara bertahan Casey Stoner.

Kondisi sirkuit yang basah menguntungkan Valentino Rossi. Kalau di sesi sebelumnya cuma menduduki urutan ke-11, kini dia ada di posisi kelima. Rekan setimnya di Ducati, Nicky Hayden, menyusul di belakangnya.

Hasil Free Practice II MotoGP Jerman:
No.-Nama-Tim-Waktu-Gap

1. Dani Pedrosa Honda 1m32.228s
2. Stefan Bradl LCR Honda 1m32.304s + 0.076s
3. Jorge Lorenzo Yamaha 1m32.327s + 0.099s
4. Casey Stoner Honda 1m32.408s + 0.180s
5. Valentino Rossi Ducati 1m32.532s + 0.304s
6. Nicky Hayden Ducati 1m32.657s + 0.429s
7. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m32.744s + 0.516s
8. Andrea Dovizioso Tech 3 Yamaha 1m32.817s + 0.589s
9. Ben Spies Yamaha 1m33.107s + 0.879s
10. Hector Barbera Pramac Ducati 1m33.147s + 0.919s
11. Alvaro Bautista Gresini Honda 1m33.227s + 0.999s
12. James Ellison Paul Bird Aprilia 1m34.894s + 2.666s
13. Aleix Espargaro Aspar Aprilia 1m34.910s + 2.682s
14. Mattia Pasini Speed Master Aprilia 1m34.946s + 2.718s
15. Yonny Hernandez Inmotec FTR-Kawasaki 1m35.204s + 2.976s
16. Randy de Puniet Aspar Aprilia 1m35.311s + 3.083s
17. Danilo Petrucci Ioda-Aprilia 1m35.355s + 3.127s
18. Michele Pirro Gresini FTR-Honda 1m35.461s + 3.233s
19. Franco Battaini Cardion Ducati 1m36.019s + 3.791s
20. Ivan Silva Avintia Inmotec-Kawasaki 1m36.800s + 4.572s
21. Colin Edwards Forward Suter-BMW 1m43.245s + 11.017s



Via: Sesi Kedua Juga Milik Pedrosa

Gol "Hantu" Lampard, Kunci Terapan Teknologi Garis Gawang


NYON, KOMPAS.com - Presiden FIFA Sepp Blatter mengaku gol "hantu" alias kreasi Frank Lampard yang dianulir di Piala Dunia 2010 merupakan kunci terbukanya penerapan teknologi garis gawang pada 2014.

Kamis (5/7/2012), hasil pemungutan suara Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) secara aklamasi memutuskan penerapan teknologi garis gawang. IFAB merupakan badan di bawah FIFA yang membidangi dan menggodok penerapan aturan plus teknologi baru.

"Momen (gol Lampard) itu mengatakan kepada saya, 'Anda tak bisa menerima hal itu lagi di Piala Dunia berikutnya'," kata Blatter yang dikutip BBC.

Yang dimaksud Blatter adalah kreasi gelandang Chelsea itu ke gawang Jerman saat Inggris tertinggal 1-2 di Piala Dunia 2010. Akhirnya, "The Three Lions" harus kalah telak 1-4.

"Itu adalah hari bersejarah di dunia sepak bola internasional," lanjut Blatter.

FIFA memutuskan aksinya terhadap gol Lampard dengan mengetes delapan sistem dan dua di antaranya --Goalref dan Hawkeye-- sudah disetujui untuk menuju ke tahap percobaan tahap kedua.

"Pada musim semi 2010, kami mulai melakukan serangkaian percobaan dan sekarang (sistem) kami telah siap. Saya senang atas segala usaha yang telah dilakukan," lanjut Blatter.

Pria berusia 76 tahun itu membidik Piala Dunia 2014 untuk penerapan teknologi garis gawang tersebut. Namun, ia tak menutup kemungkinan terapannya akan lebih cepat di kompetisi negara anggotanya.

Premier League memastikan penerapan teknologi itu musim depan, namun bisa saja akan diimplementasikan dalam beberapa laga di musim ini.

Di lain pihak, penerapan teknologi garis gawang itu masih ditampik Presiden UEFA Michel Platini. Pria asal Perancis menganggap terapan teknologi itu akan mengurangi sisi humanis dari sepak bola itu sendiri.

"Ia lebih takut penggunaan teknologi itu akan merambah ke sisi lainnya. Sekarang garis gawang, lain waktu mungkin ke sisi kotak penalti atau yang lainnya," tandas Blatter.

Ia yakin dengam keputusan aklamasi IFAB akan membuat Platini mematuhi penggunaan teknologi tersebut.

Di Euro 2012, bola sepakan pemain Ukraina Marko Devic tak diakui sebagai gol ke gawang Inggris, padahal sudah melewati garis gawang.

"Ia (Platini) tak dapat melupakan sejarah dan (teknologi garis gawang) ini akan menjadi sejarah baru. Saya rasa ia cukup lihai untuk menyadari sesuatu telah terjadi hari ini di dunia sepakbola," ungkap Blatter.

Berikutnya, eks striker Inggris, Sir Geoff Hurst yang mencetak hattrick saat "St George's Cross" melibas Jerman Barat di final Piala Dunia 1966, harus menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menjawab apakah bola memang telah melewati garis gawang lawan atau tidak.

"Teknologi garis gawang akan memberi keuntungan bagi pertandingan sepak bola secara keseluruhan," tandas Blatter.


Via: Gol "Hantu" Lampard, Kunci Terapan Teknologi Garis Gawang

Sodorkan Skuad Kuat, Brasil Bidik Emas Sepak Bola


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Mano Menezes menggelar skuad terkuatnya demi mengincar medali emas cabang bergengsi: sepak bola Olimpiade London 2012.

Hulk, Neymar, dan Alexandre Pato mengisi tiga slot lini depan Brasil. Bisa dibayangkan kekuatan "Selecao" di London 2012.

Neymar mengepak sembilan gol dalam 18 partai bersama timnas senior. Sementara reputasi Pato dan Hulk tak perlu diragukan.

Penyerang FC Porto, Hulk (25), merupakan salah satu dari tiga pemain senior yang diizinkan mengisi skuad Olimpiade. Dua nama lainnya tak kalah mentereng: bek sayap Marcelo dan poros halang, Thiago Silva.

Hulk sendiri sudah menyumbang tiga gol di timnas senior sejak menjalani debut pada 2009.

"Ia akan memberi kekuatan signifikan bagi tim. Pengalamannya penting artinya di laga-laga krusial, sama vitalnya dengan kemampuan yang dimilikinya," tandas Menezes yang dikutip BBC.

Menezes juga memasukkan dua nama beken lainnya, bek sayap, Rafael dan gelandang Sandro.

Beberapa talenta juga sudah menjalani debut timnas senior. Dan, rata-rata sudah kondang di jagat sepak bola dunia. Lihat saja nama-nama seperti, gelandang Paulo Henrique Ganso, striker Leandro Damiao, dan gelandang Oscar plus Lucas.

Tim "Samba" bergabung bersama Mesir, Belarus, dan Selandia Baru di Grup C. Brasil akan meladeni Mesir di laga pembuka pada 26 Juli mendatang.

Sebelum itu, "Selecao" akan menguji kehebatan tuan rumah Inggris Raya besutan Stuart Pearce di Stadion Riverside, Middlesbrough, Jumat (20/7/2012).

Skuad Brasil
Kiper:
Rafael Cabral (Santos), Neto (Fiorentina)

Bek: Marcelo (Real Madrid), Rafael (Manchester United), Danilo (Porto), Alex Sandro (Porto), Thiago Silva (AC Milan), Juan (Inter Milan), Bruno Uvini (Sao Paulo)

Gelandang: Romulo (Vasco da Gama), Ganso (Santos), Oscar (Internacional), Sandro (Tottenham Hotspur), Lucas (Sao Paulo)

Striker: Neymar (Santos), Alexandre Pato (AC Milan), Leandro Damiao (Internacional), Hulk (Porto)

Cadangan: Marquinhos (Corinthians), Giuliano (Dniepr/UKR), Cassemiro (Sao Paulo), Gabriel (AC Milan/ITA)


Via: Sodorkan Skuad Kuat, Brasil Bidik Emas Sepak Bola

Seri Pertama Liga Futsal Indonesia Tanpa Kejutan


JAKARTA, KOMPAS.com - Seri pertama ajang Indonesian Futsal League (IFL) 2012 yang digelar di GOR POPKI Cibubur telah usai. Tidak banyak kejutan yang terjadi. Tim-tim papan atas seperti IPC Pelindo dan Electric PLN masih memuncaki daftar klasemen sementara.

Namun, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang seakan tak tersentuh, kali ini Electric PLN dan Pelindo sama-sama telah menelan sekali kekalahan dari tiga pertandingan yang dijalani pada Seri I. Electric sempat ditekuk tim debutan, Brilyan. Sedangkan Pelindo menyerah dari kuda hitam, Futsal Kota Bandung (FKB).

Seri II bakal berlangsung di GOR UPI Bandung pada 3-7 Oktober 2012. Sementara, Seri III di GOR Amongprojo Yogyakarta pada 2-8 November 2012. Namun, Seri IV belum diputuskan dan final four bakal digelar di Jakarta.

Berikut hasil-hasil IFL Seri I:
Minggu (1/7/2012)
Trunajaya 2-2 FKB Brilyan 2-3 Pelindo SWAP 5-3 Jaya Kencana

Senin (2/7/2012)
Electric PLN 3-5 Brilyan Pelindo 3-4 FKB Jaya Kencana 1-1 Trunajaya

Selasa (3/7/2012): Electric PLN 6-2 SWAP Jaya Kencana 4-6 Brilyan

Rabu (4/7/2012): Pelindo 7-3 SWAP Electric PLN 4-1 Trunajaya

Klasemen sementara IFL:
1. Electric PLN: 3 main, 2 menang, 1 kalah, selisih gol: 13-8, 6 poin
2. IPC Pelindo: 3 main, 2 menang, 1 kalah, selisih gol: 13-9, 6 poin
3. Brilyan: 3 main, 2 menang, 1 kalah, selisih gol: 13-10, 6 poin
4. FKB: 2 main, 1 menang, 1 seri, selisih gol: 6-5, 4 poin
5. SWAP: 3 main, 1 menang, 2 kalah, selisih gol: 10-16
6. Trunajaya: 3 main, 2 seri, 1 kalah, selisih gol: 4-7, 2 poin
7. Jaya Kencana: 3 main, 1 seri, 2 kalah, selisih gol: 8-12, 1 poin


Via: Seri Pertama Liga Futsal Indonesia Tanpa Kejutan

Thursday, July 5, 2012

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.




Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli


Silverstone - Sepanjang kariernya di F1, Sebastian Vettel ternyata belum sekalipun memenangi balapan di bulan Juli. Dengan ada tiga seri digelar kali ini, pembalap Red Bull itu punya ambisi besar mematahkan 'kutukan' tersebut.

Total sudah 22 balapan dimenangi Vettel sepanjang keikutsertaannya di balapan F1. Namun, sebagaimana dikutip dari Reuters, belum satupun sukses tersebut diraih di bulan Juli.

Uniknya lagi, Juli sesungguhnya merupakan bulan kelahirannya. Tepat Selasa (3/7/2012) lalu dia menginjak usia yang ke-25.

"Saya lahir di bulan Juli, jadi itu harusnya jadi bulan yang bagus. Tak ada lagi tekanan di bulan Juli sekarang. Saya berusaha dengan keras, tapi itu tak memberi hasil di masa lalu, mungkin itu akan berhasil di tahun ini," sahut Vettel jelang balapan di Inggris akhir pekan ini.

"Jika itu terjadi saya akan sangat gembira. Jika tidak, kami akan mencobanya lagi - di bulan Juli yang lain," lanjut pembalap asal Jerman itu.

Ada tiga seri yang akan digelar sepanjang Juli ini. Setelah Inggris, balapan akan berlanjut di Jerman, sebelum kemudian mampir ke Hungaria.

Tiga balapan di bulan Juli ini akan punya arti penting buat Vettel untuk kembali merapatkan jarak dengan puncak klasemen karena setelahnya balapan akan menjalani jeda satu bulan lebih. Dengan poin 85, Vettel saat ini duduk di posisi empat klasemen, tertinggal 26 poin dari Fernando Alonso di posisi teratas.


Via: Vettel Kejar Kemenangan Pertama di Bulan Juli

Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, memberi ultimatum keras kepada para pemainnya. Musim ini, mereka harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Jika tak punya semangat atau keyakinan ke sana, dia mempersilakan pemain tersebut pergi.

Pada pertemuan resmi pertamanya dengan para pemain, Rodgers menekankan bahwa Liverpool harus berjuang keras musim ini. target utamanya lolos ke Liga Champions.

"Anda hanya bisa menjual mimpi ke depan. Banyak sekali nostalgia mengenai klub ini. Tapi, sangat penting ditekankan, kami harus menyadari bahwa ini tahun 2012 dan kami tak tampil di Liga Champions," jelas Rodgers kepada Sky Sports News.

"Para pemain top bermain di level tertingginya. Steven Gerrard ingin bermain di level itu (Liga Champions), demikian juga dengan Jamie Carragher. Mereka pemain yang sudah pernah memenangkan trofi itu. Pada tahun-tahun mendatang, kami akan langsung menyasarnya. Jika itu tak cukup buat pemain, maka ia boleh pergi. Sesederhana itu," tegas pelatih asal Irlandia Utara ini.

Rodgers sempat dipusingkan oleh isu bahwa striker Luis Suarez akan pergi. Paris Saint-Germain merupakan klub yang paling sering dihubungkan dengan Suarez. Namun, Rodgers menjamin bahwa striker asal Uruguay itu akan tetap bertahan.

"Fokus tetap ke masa depan. Apa yang saya yakini adalah, ia bisa membawa pengaruh ke dalam cara bermain kami. Ia fantastis dan sangat terbuka. Saya kira ia terkesan dengan bagaimana kami bermain di musim lalu," ujarnya.


Via: Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi

Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta


Kudus - PB Djarum kembali menggelar Audisi Beasiswa Bukutangkis untuk menjaring bakat-bakat muda di tanah air. Untuk penyelenggaraan tahun 2012 ini, tercatat ada lebih dari 1.000 peserta berpartisipasi.

Bertempat di GOR PB Djarum di Kota Kudus, Audisi Beasiswa Bukutangkis mulai digelar mulai Kamis (6/7/2012) hingga Minggu (8/7/2012) mendatang. Sebanyak lebih dari 1.000 peserta dengan usia mulai dari 10-15 tahun berpartisipasi dalam penyelenggaraan tahun ini.

"Audisi Umum PB Djarum tahun ini luar biasa. Sudah lebih dari 1.000 atlet mendaftarkan diri, berdasarkan data tanggal 3 Juli 2012. Setiap tahun peserta Audisi Umum selalu menunjukkan tren meningkat," ungkap Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, dalam rilis yang diterima detikSport.

Ribuan anak-anak hingga remaja yang datang tersebut tak cuma berasal dari Pulau Jawa, beberapa di antaranya datang jauh dari Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi.

Audisi akan dilakukan dalam empat tahapan. Nantinya mereka yang berhasil lolos masuk menjadi skuad PB Djarum akan menjadi penghuni asrama Atlet PB Djarum.

"Kami mencari atlet dengan kualitas terbaik, bukan kuantitasnya. Atlet yang tangguh, pantang menyerah, memiliki daya juang tinggi dan bermental juara adalah kriteria atlet yang kami cari. Oleh karena itu, proses seleksi ini akan berlangsung dengan ketat," ujar Fung Permadi, Manager Tim PB Djarum.

PB Djarum selama ini memang rutin mengirim atlet-atletnya ke berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional, nasional hingga internasional. "Hal ini merupakan program yang kami persiapkan untuk tetap mengharumkan nama Indonesia di ajang Dunia," lanjut Yoppy Rosimin.

Selain seleksi pemain, acara audisi di Kompleks GOR PB Djarum juga dimeriahkan dengan berbagai stand
Via: Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta

Kemenangan Kedua Andre Greipel


Quentin - Untuk kali kedua secara beruntun, Andre Greipel menjuarai etape Tour de France. Dia menjadi pemenang di etape kelima, Kamis (5/7/2012) waktu setempat.

Kemenangan kedua Greipel juga didapat setelah dia mengalahkan dua pesaingnya, Matt Goss (Australia) dan Juan Jose Haedo (Argentina), dalam sebuah adu sprint jelang finis. Sukses Greipel memenangi etape empat sehari sebelumnya juga didapat dengan cara yang sama.

Menempuh rute dari Rouen ke Saint-Quentin sejauh 196,5 km, seluruh pebalap dihadapkan pada trek yang terhitung landai. Hanya beberapa kilometer jelang finis saja terdapat rute menanjak.

Total waktu yang dibutuhkan Greipel untuk menyentug garis finis pertama adalah empat jam, 41 menit dan 30 detik. Fabian Cancellara gagal masuk posisi 30 besar dalam etape ini, namun begitu dia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik di antara pebalap lain.

Hasil Etape V Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto)
2. Matthew Goss (Australia / Orica)
3. Juan Jose Haedo (Argentina / Saxo Bank)
4. Samuel Dumoulin (France / Cofidis)
5. Mark Cavendish (Britain / Team Sky)
6. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
7. Oscar Freire (Spain / Katusha)
8. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
9. Sebastien Hinault (France / AG2R)
10. Yohann Gene (France / Europcar)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape V

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 24:45:32"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Kemenangan Kedua Andre Greipel

Serena Jumpa Radwanska di Final


London - Serena Williams sukses menghentikan perlawanan Victoria Azarenka di semifinal Wimbledon. Di final Serena akan menghadapi unggulan ketiga, Agnieszka Radwanska.

Dalam laga yang tuntas, Kamis (5/7/2012) malam WIB, Serena mengalahkan Azarenka lewat pertarungan dua set yang cukup ketat, 6-3 dan 7-6
Via: Serena Jumpa Radwanska di Final

Indonesia Kalah di Laga Perdana


PEKANBARU, KOMPAS.com - Indonesia kalah 0-1 dari Australia, pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E, di Stadion Utama Riau, Kamis (5/7/2012).

Gol tunggal Australia itu tercipta melalui sundulan dari tengah kotak penalti, menjelang turun minum. Gol bermula dari sebuah tendangan sudut.

Timnas Garuda Muda yang didukung puluhan ribu suporter langsung menggebrak sejak menit awal. Pada menit ketiga Andik Vermansyah mengancam gawang lawan, tetapi tembakannya melenceng dari sasaran.

Namun, Australia tidak tinggal diam. Selain memperbaiki koordinasi lini pertahanan, mereka juga bisa menciptakan peluang. Salah satunya adalah tembakan Giancarlo Gallifuoco, yang meleset dari sasaran.

Pada menit ke-18, wasit memberikan waktu istirahat selama satu menit. Setelahnya, Tim Garuda Muda kembali mengambil inisiatif menyerang. Gempuran demi gempuran dilakukan. Peluang terbaik didapat pada menit 25. Hanya saja tendangan bebas Andik Vermansyah masih bisa ditepis oleh Nicholas Munro. Begitu juga dengan tendangan Agung Supriyanto pada menit 33 yang melambung.

Setelah usaha Agung, Australia mencoba keluar dari tekanan. Perlahan-lahan, mereka mengambil kendali permainan dan memasuki menit ke-40 menciptakan sejumlah peluang yang salah satunya membuahkan gol.

Memasuki babak kedua pertandingan sedikit molor karena penyangga belakang gawang terlepas dan terpaksa harus diikat dengan papan nama sponsor. Setelah diperbaiki, akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan.

Upaya menyamakan kedudukan terus dilakukan meski beberapa kali pertahanan sendiri sempat kedodoran. Usaha Indonesia membuahkan sejumlah peluang, namun Nicholas Munro mampu menggagalkan peluang-peluang emas Indonesia.

Salah satunya adalah sebuah aksi Andik Vermansyah. Ia menggulirkan bola melewati pemain belakang Australia dan berusaha mengejarnya. Namun, Monroe berhasil lebih dulu menguasai bola.

Peluang lain datang dari Syaiful Indra Cahya. Bola hasil tendangannya mengarah ke sudut kanan bawah gawang. Namun, Monroe menepisnya.

Susunan pemain
Indonesia:
45-Aji Saka (kiper), 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 9-Hendra Adi Bayauw, 10-Andik Vermansyah (kapten), 14-Rasyid, 18-Agung Supriyanto, 25-Agus Nova, 31-Syahroni, 47-Fandi Eko Utomo

Australia: 18-Nicholas Munro (kiper), 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco, 11-Jesse David Makarounas, 8-Jake Barker-Daish, 42-Benjamin Garuccio, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 10-Terry Antonis (kapten)

Wasit: Tai Han (China)


Via: Indonesia Kalah di Laga Perdana

Indonesia Tertinggal 1 Gol dari Australia


PEKANBARU, KOMPAS.com - Indonesia tertinggal 0-1 dari Australia hingga turun minum pertandingan kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E, di Stadion Utama Riau, Kamis (5/7/2012).

Gol tunggal Australia itu tercipta melalui sundulan dari tengah kotak penalti, menjelang turun minum. Gol bermula dari sebuah tendangan sudut.

Timnas Garuda Muda yang didukung puluhan ribu suporter langsung menggebrak sejak menit awal. Pada menit ketiga Andik Vermansyah mengancam gawang lawan, tetapi tembakannya melenceng dari sasaran.

Namun, Australia tidak tinggal diam. Selain memperbaiki koordinasi lini pertahanan, mereka juga bisa menciptakan peluang. Salah satunya adalah tembakan Giancarlo Gallifuoco, yang meleset dari sasaran.

Pada menit ke-18, wasit memberikan waktu istirahat selama satu menit. Setelahnya, Tim Garuda Muda kembali mengambil inisiatif menyerang. Gempuran demi gempuran dilakukan. Peluang terbaik didapat pada menit 25. Hanya saja tendangan bebas Andik Vermansyah masih bisa ditepis oleh Nicholas Munro. Begitu juga dengan tendangan Agung Supriyanto pada menit 33 yang melambung.

Setelah usaha Agung, Australia mencoba keluar dari tekanan. Perlahan-lahan, mereka mengambil kendali permainan dan memasuki menit ke-40 menciptakan sejumlah peluang yang salah satunya membuahkan gol.

Susunan pemain
Indonesia: 45-Aji Saka (kiper), 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 9-Hendra Adi Bayauw, 10-Andik Vermansyah (kapten), 14-Rasyid, 18-Agung Supriyanto, 25-Agus Nova, 31-Syahroni, 47-Fandi Eko Utomo

Australia: 18-Nicholas Munro (kiper), 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco, 11-Jesse David Makarounas, 8-Jake Barker-Daish, 42-Benjamin Garuccio, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 10-Terry Antonis (kapten)

Wasit: Tai Han (China)


Via: Indonesia Tertinggal 1 Gol dari Australia

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Tanpa Kontrak Baru, Arsenal Pertahankan Van Persie


LONDON, KOMPAS.com - Arsenal menyatakan menghormati keputusan penyerang Robin van Persie tidak menandatangani kontrak baru, tetapi meminta Van Persie untuk memberikan yang terbaik hingga kontraknya habis pada 30 Juni 2013.

"Kami harus menghormati keputusan Robin tidak memperpanjang kontrak. Robin masih punya kontrak untuk satu musim lagi dan kami yakin ia akan membuktikan komitmennya kepada klub ini," demikian pernyataan Arsenal.

Van Persie menyatakan tak akan memperpanjang kontrak melalui situs pribadinya, Rabu (4/7/2012). Menurutnya, keputusan itu diambil karena ia berbeda pandangan dengan Arsenal soal bagaimana seharusnya Arsenal dikelola.


Via: Tanpa Kontrak Baru, Arsenal Pertahankan Van Persie

Milan dan Juve Berebut Destro


TUSCANY, KOMPAS.com - Nama Mattia Destro makin meroket setelah AC Milan dan Juventus berebut mendapatkannya. Mati-matian.

Musim lalu adalah musim pertama Destro bersama Siena di Serie-A. Dan, lelaki berusia 21 tahun itu sukses menunjukkan talentanya sebagai bomber papan atas. Total 12 gol dilesakkannya dan prestasi itu membuat sejumlah raksasa terbelalak.

Kini, Milan dan Juventus yang paling ngebet mendapatkan servis Destro. Status attacante itu dimiliki bersama antara Siena dan Genoa. Nilainya pun kini melesat dalam rentang 15-20 juta euro (sekitar Rp 240 miliar).

Jumat (29/6/2012), seperti diberitakan La Gazzetta Dello Sport, Wapres Milan Adriano Galliani bertemu dengan Presiden Genoa Enrico Preziosi dalam sesi makan siang di Forte Dei Marmi. Keduanya dikabarkan kembali berdiskusi pada Rabu (4/7/2012) pagi waktu setempat.

Intinya, Milan menginginkan Destro dan sudah menjadi rahasia umum "I Rossoneri" menjadi "pelanggan" talenta-talenta Genoa, mulai dari Kevin Constant, Alexander Merkel hingga Francesco Acerbi.

Sementara Juventus mendekati Destro melalui Siena. Menurut Gazzetta, dua klub yang sama-sama berjuluk "I Bianconeri" itu memiliki kedekatan finansial. Siena punya utang kepada Juventus. Gazzetta tak merinci berapa jumlah utangnya dan itu menjadi kartu truf Juve untuk mendaratkan Destro ke Turin.


Via: Milan dan Juve Berebut Destro

Pesan Fabregas untuk Anak Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com - Bintang Spanyol Cesc Fabregas membagi rahasia kesuksesannya menjadi pemain sepak bola profesional kepada anak-anak Indonesia. Dalam acara Biskuat yang bertajuk Rahasia Energi Sang Juara di Britama Sport Mall Kelapa Gading, Kamis (5/7/2012), Fabregas mengungkapkan, rahasia kesuksesannya terletak pada kedisiplinan menjaga pola hidup sebagai atlet.

"Aku tidak pernah keluar malam, menjaga pola makan dan mengikuti program diet. Sebagai atlet, Anda dituntut disiplin dan bertanggung jawab. Juga jangan melupakan belajar meskipun Anda nanti menjadi pemain sepak bola," kata gelandang Barcelona tersebut.

Selain itu, usaha kerasnya juga disokong oleh dukungan yang diberikan kedua orang tuanya semenjak kecil. Dukungan tersebut, lanjutnya, yang justru mengantarnya menjadi pemain kelas dunia yang baru saja mengantarkan Spanyol menjadi juara Piala Eropa 2012.

"Keluarga mendukung seratus persen. Mereka menyempatkan mengantarku berlatih. Mereka selalu ada. Saya beryukur memiliki orang tua seperti mereka," tutur mantan pemain Arsenal itu.

Usai menuturkan kisahnya, Fabregas mencoba mengangkat kepercayaan diri anak-anak yang datang dengan mengatakan bahwa Indonesia memiliki generasi-generasi muda yang berpotensi besar menjadi pemain kelas dunia. Intinya, pemain berusia 25 tahun itu menekankan kerja keras sebagau kunci keberhasilan.

Fabregas pun menyempatkan diri bermain bola dengan belasan anak yang hadir. Sambil diiringi sorak-sorai fans Barcelona yang hadir, pemain yang kerap dimainkan sebagai "false nine" dalam Piala Eropa 2012 lalu menunjukkan kebolehannya dalam mengolah si kulit bundar. Dia pun tak henti-hentinya mengumbar senyum.


Via: Pesan Fabregas untuk Anak Indonesia

Menanti Semangat Juang Tertinggi "Garuda Muda"


PEKANBARU, KOMPAS.com - Piala Eropa berlalu. Kini perhatian masyarakat Indonesia tertuju pada perhelatan di dalam negeri, ajang kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Riau. Dalam turnamen yang akan diselenggarakan pada 5-15 Juli tersebut, semangat juang "Garuda Muda" sampai titik tertinggi dinantikan demi mengharumkan nama bangsa di kancah Asia.

Dalam grup tersebut, Indonesia bergabung bersama sejumlah tim kuat di Asia seperti, Australia, Jepang, Singapura, Makau, dan Timor Leste. Hanya juara, runner-up, dan satu peringkat terbaik plus tuan rumah yang akan lolos ke putaran final yang rencananya digelar pada 2013 mendatang.

Melihat sejumlah pengalaman buruk di beberapa turnamen sebelumnya, seperti saat diempaskan Brunei Darussalam di partai final turnamen Hassanal Bolkiah dan dikalahkan Malaysia di final AFF dan sejarah kelam dikalahkan 0-10 oleh Bahrain di Pra-Piala Dunia beberapa waktu lalu, jelas laga ini menjadi tumpuan harapan bangkitnya sepak bola Indonesia.

Cobaan berat

Dalam laga perdana turnamen yang akan diselenggarakan pada Kamis (5/7/2012), Andik Vermansyah dan kawan-kawan akan menghadapi cobaan berat. Lawan tim asuhan Aji Santoso kali ini adalah tim yang bercokol di peringkat ke-23 di dunia, yaitu Australia.

Kualitas permainan Indonesia jauh di bawah tim asal Negeri Kanguru. Dalam untuk komposisi pemain saja, Indonesia dihuni delapan pesepakbola amatir. Hanya, gelandang Persebaya Surabaya, Andik Vermansyah, dan penyerang Semen Padang, Yoshua Pahabol yang memiliki jam terbang tinggi.

Sementara itu, sebagian besar pemain "The Socceroos" bermain di kompetisi Liga Utama Australia. Dua diantarake- 23 pemain Australia itu bahkan bermain di Premier League, yakni bek Giancarlo Gallifuoco (Tottenham Hotspur) dan kiper Aaron Lennox (Queen Park Rangers).

Tidak takut

Meski demikian, kubu Indonesia tetap optimistis mampu meraih hasil maksimal dalam laga tersebut. Asisten manajer timnas Indonesia, Briyanto, mengungkapkan dalam turnamen ini Indonesia menargetkan kemenangan maupun lawannya Australia dan Jepang agar dapat lolos grup.

"Kami berharap dukungan suporter, karena ini membawa nama bangsa. Kami respek terhadap Jepang dan Australia yang dianggap sebagai tim kuat di grup ini, tapi kami tidak takut untuk menghadapi mereka" ujar Briyanto saat jumpa pers menjelang laga perdana tersebut.

Asisten Pelatih timnas, Liestiadi, menambahkan, kubunya saat ini sudah mengetahui gambaran kekuatan skuad Australia. Menurutnya, meski kualitas jauh berbeda, jika dalam kelompok umur muda, pengalaman setiap pemain setiap negara hampir sama.

"Dua minggu sebelum pertandingan kami sudah fokus untuk menerapkan taktik guna mengalahkan Australia. Mereka memang memiliki postur yang tinggi, tapi kami memiliki kecepatan dalam permainan bola-bola pendek. Tentu hal itu yang akan kami maksimalkan dalam pertandingan nanti" kata Liestiadi.

Sementara, pelatih timnas Australia, Paul Okon, tetap tak mau menganggap remeh lawannya. Pelatih berusia 40 tahun itu menilai Indonesia memang memiliki sejumlah pemain berkualitas. Ia pun sudah memiliki strategi khusus untuk meredam semangat juang tim muda Indonesia dalam laga tersebut.

"Saya sudah menyeleksi pemain-pemain yang akan dimainkan. Jadi, saya harap laga ini akan menjadi pertandingan yang baik. Kami siap untuk menjalani turnamen ini dan terus melaju hingga putaran final," kata Okon.

Main Cepat

Dalam laga ini, Indonesia kemungkinan akan menerapkan taktik 4-3-2-1, dengan Fandy Eko Utomo sebagai ujung tombak, sementara kapten tim, Andik yang akan dibantu Pahabol di lini tengah diperkirakan mengisi posisi second striker. Mereka pun diplot bermain cepat sejak menit awal untuk mencuri gol terlebih dahulu.

"Kita punya keunggulan speed sehingga harus bermain bola-bola pendek. Ini yang harus dimaksimalkan. Soal kelemahan yaitu bola-bola tinggi. Ini yang harus dikurangi. Kita harus ciptakan gol di awal pertandingan," ungkapnya.

Sedangkan Australia tentunya akan mengandalkan postur-postur tinggi para pemainnya. Meski salah satu pemainnya, Nick Fitzgerald, mengalami cedera, Australia kemungkinan besar akan mengandalkan umpan-umpan panjang dalam laga yang akan digelar di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, tersebut.

Satu hal penting lainnya, adalah mental para pemain. Sejumlah hasil mengecewakan beberapa waktu lalu, telah menunjukkan bahwa mental bisa menjadi mimpi buruk bagi skuad muda "Merah Putih". Karena itu, daya juang tinggi harus dijadikan modal utama bagi Indonesia dalam turnamen kali ini.

Jadi, terus berjuang dengan semangat tinggi "Garuda Muda"!

Skuad Indonesia Vs Australia:
Indonesia:
Kiper: 1-Muhamad Ridwan, 34-Dhika, 45-Aji Saka.
Bek: 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 25-Agus Nova, 36-Novrianto, 44-Dima Ragil Satria Rakasiwi.
Gelandang: 6-Dio, 9-Hendra Adi Bayauw, 13-Kurniawan, 14-Rasyid, 15-Mustaid Billah, 31-Syahroni, 21-Yoshua Pahabol.
Penyerang: 8-Ridwan Awaludin, 10-Andik Vermansyah, 18-Agung Supriyanto, 27-Achmad Faris, 28-Safrudin Tahar, 30-Teguh Wahyu, 47-Fandi Eko Utomo.

Pelatih: Aji Santoso

Australia:
Kiper: 12-Aaron Lenox, 30-Jack Duncan.
Bek: 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco.
Gelandang: 10-Terry Antonis, 15-Nick Fitzgerald, 17-Mitch Cooper, 21-Brandon O'Neill, 23-Yianni Jonathon Perkatis, 41-Riley Paul Woodcock, 42-Benjamin Garuccio, 43-Luke Anthony O'Dea.
Penyerang: 8-Jake Barker-Daish, 11-Jesse David Makarounas, 13-Daniel Petkovski, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 19-Jason Geria, 20-James Donachie, 39-David Vrankovic.

Pelatih: Paul Okon.


Via: Menanti Semangat Juang Tertinggi "Garuda Muda"

FFF Ingin Zidane Gantikan Blanc?


KOMPAS.com - Federasi Sepak bola Perancis (FFF) dilaporkan tengah mempertimbangkan Zinedine Zidane sebagai calon pelatih tim nasional Perancis yang baru. Seperti dilansir Goal.com, namanya disebut-sebut sebagai kandidat kuat selain nama mantan pelatih Marseille, Didier Deschamps.

Menurut L'Equipe, meski direktur olahraga Real Madrid itu tak memiliki pengalaman melatih, pemain legendaris "Les Bleus" itu dinilai bisa menjadi pengganti yang tepat untuk Laurent Blanc yang mundur setelah kegagalan di Piala Eropa 2012.

Deschamps disebut-sebut sebagai calon favorit setelah mantan rekan setimnya di timnas itu pada tanggal 30 Juni dan kemudian menguat setelah Deschamps mengundurkan diri dari Marseille, dua hari lalu.

Sementara itu, hari Minggu lalu, Zidane menyatakan bahwa dirinya ingin melatih timnas negaranya pada suatu hari. Keinginan ini pun langsung disambut gembira oleh Presiden FFF, Noel Le Graet.

Siapakah di antara mantan rekan Blanc di timnas ini yang akan menggantikannya? Blanc, Deschamps dan Zidane memang pernah bersama berjuang di tim "Ayam Jantan" dan berhasil membawa pulang trofi Piala Eropa 2000.


Via: FFF Ingin Zidane Gantikan Blanc?

Wednesday, July 4, 2012

Di Matteo Tepis Bayang-bayang Guardiola


KOMPAS.com - Manajer baru Chelsea, Roberto Di Matteo, menegaskan tidak khawatir dengan bayang-bayang Pep Guardiola. Bulan lalu, manajer asal Italia, itu mendapat kontrak dua tahun setelah membawa Chelsea meraih Piala Champions pertama sebagai manajer sementara.

Namun beredar spekulasi bahwa mantan manajer Barcelona, Pep Guardiola, didekati untuk menjadi manajer klub London barat itu.

"Kami memiliki tim yang berpengalaman dengan beberapa pemain segar di dalamnya dan saya amat yakin dengan musim mendatang. Prioritas utamanya adalah tantangan," tuturnya dalam konferensi pers pramusim pertandingan, Rabu (4/7/2012), di lapangan latihan Chelsea di Cobham, London barat.

"Saya hidup dengan spekulasi sejak hari pertama jadi saya tidak merasa ada bayangan di belakang saya atau di atas saya. Saya berada di sepakbola sepanjang hidup dan jelas tahu bahwa manajer dinilai berdasarkan hasil dan itu tidak berbeda dengan saya dan orang lainnya," tegasnya.

Hampir sebulan

Sebelumnya, Di Matteo merupakan asisten Andre Villas-Boas yang dipecat Chelsea pada bulan Maret. Dia menegaskan tidak pernah khawatir dengan penundaan atas penunjukan sebagai manajer tetap Chelsea.

Mantan manajer West Brom dan MK Dons ini baru mendapat jabatan tetap hampir sebulan setelah mengantar Chelsea ke Liga Champions dengan mengalahkan Bayern Muenchen lewat adu penalti.

"Tidak ada batas waktu dalam hal itu (penunjukan). Kami selalu menjalin kontak dan ada masa liburan juga masa jeda yang dibutuhkan jadi bukan pertanyaan bahwa tidak berbicara," jawabnya menanggapi wartawan.

Dia mengatakan bergabungnya dua pemain baru Chelsea, Eden Hazard dan Marko Marin, mungkin masih akan ditambah sebelum masa transfer saat ini berakhir.

"Ya kita tunggu, saya cukup gembira dengan tim namun kita lihat pasar transfer dan jika ada peluang yang baik untuk meningkatkan kualitas tim dan kami mampu, maka kami akan bergerak untuk itu."

Sementara itu mantan manajer Chelsea, Villas-Boas dipastikan pindah ke klub London lain, Tottenham, menggantikan Harry Redknapp, untuk kontrak selama tiga tahun.


Via: Di Matteo Tepis Bayang-bayang Guardiola

Hujan Kartu Kuning, Arema Permalukan Persema 4-0


MALANG, KOMPAS.com - Laga Derbi Malang, antara Arema Indonesia melawan Persema dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL), di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/7/2012) malam, dihujani kartu kuning. Total 11 kartu kuning dikeluarkan Wasit Suprapto. Dalam laga tersebut, Arema berhasil permalukan tim saudara tuanya, Persema 4-0.

Sejak menit awal, kedua tim saling serang. Terbukti, di menit kedua, sundulan M Kamri, hampir membuat Persema unggul. Untungnya, masih dapat diantisipasi pemain belakang Arema.

Permainan pun mulai berjalan bertensi tinggi. Pertandingan baru memasuki menit ke-5, kiper Persema, Sukasto Efendi, harus mendapatkan kartu kuning setelah menangkap bola di luar kotak penalti. Akibatnya, pada menit ke 7, Pelatih Slave Radovski langsung mengganti Sukasto dengan kiper ketiga Persema, Ruhanda.

Tim berjuluk "Singo Edan" baru memiliki peluang pada menit ke-16, lewat tembakan keras Musafri, namun masih dapat diantisipasi kiper baru Persema, Ruhanda.

Wasit Suprapto kembali mencabut kartu kuning pada menit ke-20 untuk pemain Persema, Emile Mbamba, akibat melanggar Andrew Barisic. Berselang dua menit, giliran Hermawan yang mendapat kartu kuning, karena mengasari Agung Dwi. Tak lama setelah itu, Ngon Mamoun juga diganjar kartu kuning.

Baru pada menit ke-26, Arema berhasil membukukan gol cantik lewat tandukan Roman Chmelo dengan memanfaatkan umpan Musafri.

Tujuh menit kemudian, Musafri berhasil menggandakan keungguluan menjadi 2-0 hingga turun minum.

Saat babak kedua baru berjalan semenit, Ahmad Amiruddin sudah memperbesar keunggulan Arema. Jebakan offside dan kiper Persema berhasil ditaklukkannya.

Tertinggal 3-0, Pemain Persema terlihat bermain kasar. Berturut-turut, wasit mengganjar kartu kuning Reza Mustofa (menit ke-50), Agung Dwi (54), dan Kim Kurniawan (59).

Sepanjang babak kedua, Persema terlihat tak berpeluang mengejar ketertinggalan. Walau pelatih Slave Radovski memasukkan Joko Prayitno dan menggantikan Agung Dwi, Persema masih menemui jalan buntu untuk membobol jala tim "Singo Edan".

Malah pada menit ke-73, Ahmad Amiruddin kembali mencetak gol untuk Arema, setelah memperoleh umpan cantik dari TA Musyafri. Skor menjadi 4-0.

Sementara, Persema yang tak kunjung mencetak gol, malah kembali mendapat ganjaran kartu kuning. Kali ini, giliran Kasan Soleh setelah melanggar Marko Krasic.

Pada menit ke-89, tim kesayangan Ngalamania itu harus bermain dengan sepuluh pemain, setelah Kim Kurniawan mendapat kartu merah pasca melanggar Eka Hera.

Persema total mengoleksi delapan kartu kuning plus satu kartu merah. Sementara Arema membukukan 3 kartu kuning.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor akhir tetap 4-0 untuk keunggulan Arema Indonesia.

Susunan Pemain:

Arema Indonesia: Dennis Romanovs (GK), Faris Bagus Dinata, Saddam Hi Tenang, Gunawan Dwi Cahyo, Hermawan, Legimin Raharjo (c), Marko Krasic, Roman Chmelo, Musafri, Ahmad Amiruddin, Andrew Barisic

Persema Malang: Sukasto Effendi (GK), Kasan Soleh, Nehemia, Leonard Tupamahu, Dennis Kacanovs, Agung Dwi, Kim Kurniawan, Ngon Mamoun, M Kamri, Reza Mustofa, Emile Mbamba.


Via: Hujan Kartu Kuning, Arema Permalukan Persema 4-0

Dua Laga Berjalan Timpang


BERNE, KOMPAS.com - Musim kompetisi baru sepak bola Eropa dimulai kembali, Selasa (3/7), atau kurang dari 48 jam setelah berakhirnya Piala Eropa 2012 yang dimenangi Spanyol.

Tiga pertandingan putaran pertama babak kualifikasi pertama Liga Champions Eropa digelar dengan hasil kurang menggembirakan. Sebanyak dua dari empat laga yang dimainkan berakhir dengan skor telak alias berjalan dengan tidak imbang.

Pada pertandingan klub Valetta (Malta) melawan klub Lusitans (Andorra), kapten Malta, Michael Mifsud, menunjukkan penampilan yang luar biasa dengan mencetak empat gol. Valetta pun menghancurkan Lusitans dengan skor telak 8-0.

Lusitans, yang memenangi Liga Andorra untuk pertama kalinya pada musim lalu, langsung terlihat kesulitan mengatasi lawannya setelah Jonathan Caruana membuat Valetta unggul hanya empat menit setelah kick off. Setelah itu gol terus menghujani Lusitans tanpa ampun dengan gol-gol tambahan dari Mifsud, Jhonattan, dan Edmond Agius.

Pada pertandingan lainnya, klub FC Dudelange (Luksemburg) juga menggilas klub Tre Penne (San Marino) dengan skor telak 7-0. Sofian Benzouien dan Aurelien Joachim sama-sama mencetak dua gol untuk Dudelange yang telah menjadi juara liga domestik selama 10 kali dalam 13 musim terakhir.

Di pertandingan lain, klub Irlandia Utara, Linfield, dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh kesebelasan B36 Torshavn dari Kepulauan Faroe. Klub Portadown dari Irlandia Utara juga bermain kacamata, 0-0, dengan klub Shkendija, Macedonia.

Liga Champions Eropa akan berlangsung selama 10 bulan dengan empat babak kualifikasi, sebuah babak grup dan tiga lagi babak knock out, sebelum pertandingan final pada 25 Mei 2013 di Stadion Wembley, London.

Target Mourinho

Pada musim kompetisi Liga Champions 2012-2013, Pelatih Real Madrid Jose Mourinho pun menegaskan targetnya untuk mengangkat trofi Liga Champions bersama Real.

Pada musim lalu, Mourinho membawa Real memenangi gelar La Liga, pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, setelah menghentikan Barcelona.

Pelatih asal Portugal tersebut sebelumnya dua kali memenangi Liga Champions, yaitu bersama Porto pada 2004 dan Inter Milan tahun 2010.

Saya ingin memenangi Liga Champions dengan tiga tim berbeda. Sekarang Real Madrid telah memenangi liga, sasaran untuk musim berikutnya adalah memenangi Liga Champions, ujar pelatih berjulukan Special One tersebut.

Pada musim 2011-2012, Real tersungkur pada babak semifinal untuk kedua kalinya sejak Mourinho mengambil komando. Meski demikian, mantan bos Chelsea itu melihat kemenangan di Liga Champions sudah berada di depan mata.

Mourinho membantah spekulasi mengenai kemungkinan dirinya menukangi tim nasional Portugal. Keberhasilan Portugal lolos ke semifinal memunculkan tuntutan luas di kalangan warga Portugal agar timnas mereka ditangani pelatih yang memiliki kemampuan lebih tinggi.

Saya tidak yakin bisa menangani sebuah tim nasional yang hanya bertanding setiap dua bulan dan turnamen resmi setiap dua tahun. Saya membutuhkan tekanan, menghadapi dua sampai tiga pertandingan setiap pekan, ujarnya.

Dalam ajang Piala Eropa 2012, sejumlah pemain Real menjadi tulang punggung kesebelasan Spanyol, antara lain kiper Iker Casillas, bek Sergio Ramos, dan pemain tengah Xabi Alonso.

Striker Real, Cristiano Ronaldo, pun cukup bersinar bersama Pepe dan Fabio Coentrao di tim Portugal. (Reuters/OKI)


Via: Dua Laga Berjalan Timpang

"Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"


KOMPAS.com - Mantan pelatih tim nasional Spanyol, Luis Aragones, membantah anggapan bahwa Barcelona sebagai awal mula kesuksesan "La Furia Roja". Di mata Aragones, gaya bermain Spanyol tidak datang dari Barcelona.

"Gaya bermain yang dimiliki Spanyol bukan dari Barcelona. Kehebatan Spanyol karena para pemainnya. Empat tahun lalu, hanya ada tiga pemain Barcelona di Spanyol. Tapi, kami bisa juara dan bermain bagus," ucapnya.

Saat menjuarai Piala Eropa 2008, Aragones adalah pelatih Spanyol. Namun, setelah itu, Aragones digantikan oleh Vicente del Bosque yang sukses meneruskan dominasi Spanyol dengan menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Tiga gelar besar beruntun yang diraih sempat mencuatkan Spanyol sebagai tim terbaik sepanjang masa. Namun, Aragones kembali menolak hal tersebut. Banyak faktor untuk menentukan sebuah tim layak disebut sebagai yang terbaik.

"Sulit untuk mengatakan Spanyol tim paling hebat sepanjang masa. Menurut saya, Spanyol hanya salah satu yang terbaik. Banyak alasan menyebut Spanyol terbaik, salah satunya adalah cara bermain mereka," ujarnya.

"Para pemain Spanyol sekarang memiliki kemampuan luar biasa dalam mengumpan. Spanyol bermain sebagai satu kesatuan. Spanyol berbeda dengan tim Brasil beberapa dekade lalu. Kala itu, Brasil bisa dikatakan hebat karena memiliki banyak pemain dengan teknik luar biasa," pungkasnya. (MARCA)


Via: "Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"

Catenaccio Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja Catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola Catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan Catenaccio, justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi Catenaccio.

Padahal, Catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar Catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama Verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas Catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi Catenaccio memang muncul. Tapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai Catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan
Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesa terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan kepada lini depan, tapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya Catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat, kerena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tapi, mereka juga menaklukkan Catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, Catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan Catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyernang, maka Catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak lagi digunakan lagi, karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah Zona Mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan Catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem Zona Mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian Defense atau Pertahanan Gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan Catenaccio secara total.

Meski begitu, kata Catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut Catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya Catenaccio.

Tim yang kalah kualitas, biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tapi, kini masih sering terdengar latah soal Catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan, selalu dinilai menerapkan Catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus Catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah itikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh Catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan Catenaccio. Sebab, Catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: Catenaccio Telah Mati

Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador


MADRID, KOMPAS.com - Bek tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, dianggap memiliki kemampuan selain sebagai pesepak bola. Seseorang bernama Alejandro Talavante menilai bahwa Ramos juga berprofesi sebagai seorang matador. Mengapa bisa demikian?

Sesaat setelah menjuarai Piala Eropa 2012, Ramos melakukan selebrasi dengan menari ala matador. Seperti layaknya profesional, Ramos terlihat fasih melakukan gerakan-gerakan seorang matador.

Usut punya usut, Ramos mengetahui beberapa gerakan tersebut dari Talavante yang merupakan teman sekaligus matador terkenal di Spanyol. Talavante lantas mengungkapkan bila Ramos punya bakat menjadi seperti dirinya.

"Sergio memiliki kemampuan menjadi seorang matador terkenal dunia. Kalian pasti mengetahuinya. Dia sangat berharga dan punya kepribadian bagus. Sergio seorang fenomenal," puji Talavante seperti dulansir Marca.

Namun, Talavante lebih percaya jika bakat Ramos dilimpahkan untuk sepak bola. "Dia bintang yang lahir untuk sepak bola dunia. Iniesta mungkin pantas mendapatkan gelar pemain terbaik Piala Eropa 2012. Sergio hanya kurang mendapat perhatian. Tapi, dia memiliki mental juara seperti Iniesta ataupun Casillas," jelas Talavante.


Via: Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador

Veloso Hijrah ke Dynamo Kiev


KIEV, KOMPAS.com - Gelandang asal Portugal, Miguel Veloso, mendapatkan pelabuhan baru melanjutkan kariernya. Pemain berusia 26 tahun itu resmi hijrah dari Genoa menuju Dynamo Kiev.

Pemain jebolan akademi Sporting Lisbon itu telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun di Dynamo Kiev. Tidak disebutkan berapa dana yang harus dikeluarkan Dynamo Kiev demi jasa Veloso.

"Aku diminati oleh beberapa klub Eropa. Tetapi, Dynamo adalah klub yang paling gigih dalam negosiasi," ucap Veloso di situs resmi Dynamo Kiev.

"Aku menyukai fakta bahwa Dynamo merupakan klub dengan sejarah dan ambisi besar. Aku sangat tertarik datang dan mendapatkan kesempatan bermain di Liga Champions," ucap pemain bernama lengkap Miguel Luis Pinto Veloso itu.

Veloso merupakan gelandang kreatif yang memiliki visi bermain bagus. Bersama tim nasional Portugal, Veloso telah bermain sebanyak 29 kali, termasuk lima laga di Piala Eropa 2012.


Via: Veloso Hijrah ke Dynamo Kiev

Empat Pemain Perancis akan Diinterogasi


PARIS, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Perancis (FFF) akan memanggil empat pemain timnas Perancis, terkait sikap mereka di Piala Eropa 2012. Keempat pemain itu adalah Samir Nasri, Jeremy Menez, Yann MVila, dan Hatem Ben Arfa.

"Kami akan memanggil mereka pada 27 Juli. Para pemain ini dianggap telah mencemari nilai-nilai tim Perancis, seragam, dan simbol tim," demikian pernyataan sebuah sumber berkompeten kepada kantor berita AFP.

Keempat pemain ini memang dikabarkan membuat masalah selama Piala Eropa 2012. Percekcokan kembali terjadi di tim Perancis dan itu membuat kekompakan tim menjadi terpengaruh.

"Ada keluhan dan komisi (disiplin) akan memeriksanya," tambahnya.

Sasngat mungkin keempat pemain ini mendapat sanksi. Samir Nasri kemungkinan mendapat sanksi paling besar. Gelandang Manchester City ini tak hanya cekcok dengan rekannya, tapi juga membentak wartawan setelah Perancis dikalahkan Spanyol di perempat final.

Sedangkan ben Arfa cekcok dengan Pelatih Laurent Blanc yang kemudian mengundurkan diri setelah Piala Eropa. Sedangkan Menez menghujat wasit dan melakukan gerakan permusuhan dengan rekannya yang juga kiper (kapten) Perancis, Hugo Lloris. Pada pertandingan lawan Spanyol yang berakhir dengan kekalahan Perancis 0-2, Menez tampak marah kelada Lloris dan memintanya tutup mulut.

Kasus M'Vila beda lagi. Dia dianggap tak berkelakuan baik saat diganti Olivier Giroud. Dia menolak bersalaman dengan Pelatih Laurent Blanc.

Kelakuan empat pemain itu dianggap sangat mengganggu dan tak pantas. Sehingga, FFF merasa perlu menjatuhkan sanksi kepada mereka agar tak terulang lagi. Kekompakan tim menjadi masalah besar di tubuh Perancis dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, di Piala Dunia 2010, timnas Perancis juga bermasalah, bahkan para pemain sempat mogok karena Pelatih Raymond Domenech memulangkan Nicolas Anelka.


Via: Empat Pemain Perancis akan Diinterogasi

Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat


Rouen - Pebalap sepeda asal Jerman, Andre Greipel merebut etape keempat Tour de France 2012. Sukses yang dia raih tak lepas dari kecelakaan yang menimpa Mark Cavendish saat sprint jelang finis.

Cavendish terjatuh dari sepedanya hanya sekitar 3 km menjelang garis finis. Kondisi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Greipel untuk terus berada di depan dan akhirnya finis di posisi pertama.

Menempuh jarak 214.5 km dari Abbeville menuju Rouen, waktu yang dibutuhkan Geripel untuk merebut kemenangan pertamanya adalah lima jam 18 menit dan 32 detik. Finis di posisi kedua pada etape ini adalah Alessandro Petacchi (Italia) dan diikuti Tom Veelers di posisi tiga.

Meski gagal finis di posisi 10 besar, Fabian Cancellara tetap memuncaki klasemen umum balapan serta berhak atas jaket kuning. Cancellara dibayangi oleh Bradley Wiggins dengan keduanya hanya terpaut tujuh detik. Demikian diberitakan Reuters.

Hasil Etape IV Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto) 5:18:32"
2. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
3. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
4. Matthew Goss (Australia / Orica)
5. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas)
6. Jonathan Cantwell (Australia / Saxo Bank)
7. Daryl Impey (South Africa / Orica)
8. Kris Boeckmans (Belgium / Vacansoleil)
9. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky)
10. Ruben Perez (Spain / Euskaltel)

Klasemen Umum Selepas Etape IV

1. Fabian Cancellara (Switzerland/RadioShack) 20:04:02"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Cavendish Kecelakaan, Greipel Juara Etape Empat